Sabtu, 26 Januari 2013

Jenis Daun Ketapang

Jenis Daun Ketapang - Daun ketapang di bagi menjadi dua jenis daun ketapang yang tumbuh di darat dan di pinggir pantai.

  1. Daun ketapang yang tumbuh di daratan : Daun ketapang ini lumayan banyak di temukan di mana-mana dan fungsinya juga sangat baik untuk ikan cupang kususnya ikan cupang aduan & hias. Untuk perawatan sisik & sirip sangat baik bila di gunakan daun ini, tapi ingat jangan biarkan daun ini terlalu lama di biarkan hingga berminggu-minggu ini akan mengakibatkan permukaan air menjadi seakan-akan seperti minyak hal ini dapat mengganggu kesahatan metabolisme ikan cupang.
  2. Daun ketapang yang tumbuh di pinggir pantai : Daun ini lebih bagus lagi dan saya sangat merekomendasikannya. selain membuat sisik & sirip ikan menjadi lebih baik air yang terdapat di dalamnya akan berubah menjadi lebih terlihat menarik atau menyala lebih terang di banding perubahan air yang di hasilkan daun ketapang darat. dan juga daun ketapang ini lebih tahan lama karena air di permukaannya tidak berubah seperti berminyak pada permukaannya beda dengan air di daun ketapang darat.Akan tetapi menurut pengalaman saya, daun ketapang yang baik adalah daun ketapang yang kering dan telah terjatuh sendiri dari pohonnya. dan bukan daun yang sengaja di petik kemudian di keringkan karena hasilnya akan berbeda dan khasiatnya kurang banyak bermanfaat untuk cupang peliharaan kita.

    Jenis Daun Ketapang

    kemudian karena jenis daun ketapang di ambil dari daun yang telah jatuh dari pohon maka haruslah dibersihkan dengan mencucinya lalu agar khasiat daunnya lebih bagus di anjurkan di jemur lagi, karena agar si daun lebih bagus khasiatnya untuk ikan, sebelum di masukan ke dalam wadah. daun ketapang di robek kecil-kecil atau jangan terlalu besar agar jangan mengganggu ikan cupang yang berada di dalam wadah.

Standard Penilaian Kontes Ikan Cupang Plakat

Standar Penilaian Kontes Ikan Cupang Plakat – Sebagai pecinta cupang yang telah berhasil melakukan budidaya ikan cupang dengan mudahnya dan menjadikannya sebuah bisnis. Tentu semua hal itu tidak jauh dari yang namanya kontes, dari seluruh dunia membanggakan ikan hasil breeding-nya sendiri-sendiri. Bagaimana dengan nasib penilaian kontes ikan cupang plakat?
Kita di sini tentu akan memperhatikan bagaimana seekor ikan cupang untuk ikut dalam sebuah kontes atau kejuaraan. Semua ikan cupang yang dilombakan mempunyai kelasnya tersendiri. Dan juga mempunyai karakter atau bentuk badan yang berbeda dengan yang lainnya. Jika ingin mengikuti kontes dan ingin memenangkan kontes ikan cupang, maka hal terbaik adalah mempelajarinya dahulu sebelum mengikutkan ikan cupang anda di kontes ikan cupang hias. Dan lagi untuk semua jadwal kontes yang bisa anda ikuti telah disimpan menjadi artikel di jadwal lengkap kontes ikan cupang internasional.
Seperti saya, penyuka ikan cupang plakat harus memperhatikan semua bagian dari tubuh ikan yang menjadi standar penilaian kontes ikan cupang plakat. Semua itu bertujuan untuk mendapatkan kesempatan untuk menang. Nah, seperti apa saja itu standar penilaian kontes ikan cupang plakat? Kita bisa simak dari kutipan berikut ini:
Sirip punggung: Sirip punggung harusnya setengah lingkaran dan lebih disukai bukaannya seperti kipas. Yang paling ideal sirip punggung tumpang tindih dengan bagian atas sirip ekor. Ujung depan sirip punggung dapat meruncing atau sedikit membulat. Kapasitas dari sirip untuk membuka sering diperoleh tidak dengan besarnya volume, akan tetapi dengan banyaknya cabang tulang sirip. Sirip atas yang tumpang melewati tubuh kurang disukai.
penjurian kontes ikan cupang plakat
Sirip ekor: Tidak seperti plakat tradisional, standard penilaian sirip ekor sama dengan standar pada cupang kontes, Bukaan bentang ekor harus 180 derajat, tulang yang lurus, ujung sudut meruncing, dan berbentuk setengah lingkaran (meyerupai huruf D), tidak lebih panjang dari 1/3 badannya. Percabangan tulang ekor harus sama dan merata disemua tulang dan memiliki cabang tulang 4 atau lebih namun tidak berlebihan.. Bukaan ekor lebih dari 180 derajat (overhalfmoon/OHM) tidak lebih disukai daripada bukaan ekor setengah lingkaran (180 derajat).
Sirip Bawah: Sirip bawah memiliki bentuk trapezium dengan ujung bagian depannya (anterior) lebih pendek dari ujung bagian belakangnya (posterior). Dari ujung depan sirip bawah ke ujung belakangnya menurun hingga ujung belakangnya (Posterior) meruncing. Panjang tulang sirip bawah yang terpanjang idealnya dua kali atau lebih (lebih disukai) lebih panjang dari tulang ekor yang terpanjang. (lihat gambar dibawah) Saat ngedok, ujung depannya terangkat maju dan ujung belakangnya harus overlap atau tumpang tindih dengan bagian bawah sirip ekor.
Sirip Dasi: Meruncing seperti pisau yang menghadap kebawah dengan lancipnya menghadap kebelakang. Sirip dasi harus penuh, sama panjang, dan tidak terlihat bersilang secara permanen. Panjang sirip dasi sedikitnya harus sama dengan panjang sirip bawah yang terpanjang.
Sirip Dayung: Sama seperti standard cupang kontes yang lain.
Kesalahan Pada Bentuk dan Sirip Plakat Kontes
Sirip dasi sedikit lebih pendek dari 2/3 panjang badan (Kesalahan ringan)
Sirip dasi tidak bercabang lebih disukai, bercabang (Kesalahan Ringan)
Tulang sirip pada ekor yang terdekat dengan sirip punggung dan sirip bawah lebih pendek
dari tulang sirip ekor bagian tengahnya, menyebabkan sudut ekor bagian atas dan
bawahnya membulat (Kesalahan kecil)
Sirip punggung tidak memiliki cabang utama (Kesalahan kecil)
Panjang sirip dasi setengah dari panjang badan atau sedikit kurang (Kesalahan kecil)
Pencabangan pada sirip ekor < 3 derajat (Kesalahan kecil)
Sirip bawah tidak terlihat jelas menurunnya dari bagian paling depan (anterior) ke bagian
paling belakang (posterior) (Kesalahan besar)
Ujung pada sirip bawah tidak meruncing dan panjang (Kesalahan besar)
Bukaan sirip ekor kurang dari 180 derajat (Kesalahan besar)

Standard Penilaian Kontes Ikan Cupang Plakat

Nah, apakah ikan cupang plakat anda sudah memenuhi standar kriteria di atas? Kalau belum hendaknya kita breeding ikan cupang plakat dari indukan yang bagus pula. Semua anakan biasanya menurun dari indukan baik dari segi warna maupun ekor. Demikian untuk artikel standar penilaian kontes ikan cupang plakat.

Cacing Darah Makanan Ikan Cupang (Blood Worm)

Cacing Darah Makanan Ikan Cupang – Blood worm atau cacing darah adalah larva serangga golongan Chironomus. Oleh karena itu, meskipun disebut sebagai cacing, binatang ini sama sekali bukan golongan cacing-cacingan tetapi serangga. Nyamuk Chironomus tidak menggigit dan kerap dijumpai di perairan bebas dengan dasar berlumpur atau berpasir sangat halus yang kaya akan bahan organik.  Fase makan dari serangga ini terdapat pada fase larvanya, sedangkan bentuk dewasanya, sebagai nyamuk yang tidak menggigit, hanya berperan untuk kawin kemudian bertelur dan mati.
90% bagian tubuh bloodworm adalah air dan sisanya, 10%,  terdiri dari bahan padatan. Dari 10% bahan padatan ini 62.5 % adalah protein, 10% lemak, dan sisanya lain-lain.
Cacing Darah (Blood Worm)
Cacing Darah (Blood Worm)
Dengan kandungan nutrisi yang kaya protein, bloodworm merupakan salah satu pakan ikan yang disukai.  Dalam blantika ikan hias, blood worm telah digunakan sebagai pakan ikan sejak tahun 1930-an.
Sering disalahartikan bahwa warna merah pada blood worm dapat ditularkan pada ikan, sehingga orang berlomba-lomba mendapatkan bloodworm tersebut untuk “memerahkan” ikannya.  Warna merah pada bloodworm disebabkan oleh haemoglobin, yang sangat diperlukan oleh mahluk tersebut agar dapat  hidup pada kondisi dengan kadar oksigen rendah.  Sejauh ini tidak ada hubungan antara haemoglobin dengan warna  ikan. Meskipun demikian,  kandungan kandungan protein yang tinggi akan menyebabkan ikan yang mengkonsumsinya menjadi “lebih sehat” sehingga ikan tersebut  warnanya menjadi lebih cerah.

Cara Melatih Ikan Cupang Aduan

Cara Melatih Ikan Cupang Aduan – saya ingin membagi pengalaman bagaimana cara melatih ikan cupang aduan/cara pale ikan, agar ikan tersebut bagus disaat ngadu/bertarung.
mungkin setiap orang pasti berbeda-beda cara melatihnya, banyak tips dan trik untuk merawat nya. Ikan usahakan sebelum di adu harus dirawat selama seminggu atau 2 minggu. yaa kadang-kadang rahasia bagaimana cara melatih ikan tersebut.
Akan tetapi saya ingin membagi cerita atau pengalaman bagaimana dasar-dasar cara melatih ikan cupang aduan selama 1 minggu, inget ini dasar-dasar nya yah :) :
  • ikan usahakan angkat lubuk -+ 7 bulan, dan ikan tersebut harus ren nan selama 2 minggu sampai 1 bulan.
  • kita mulai masukin ikan hari minggu kedalam ceri/toples.
  • dari hari senin sampai hari kamis ikan kita latih semaksimal mungkin.
  • caranya : usahakan pagi-pagi ikan harus di jemur dari jm 8-9 atau 1 jam. lalu pindah kan ketempat biasa kita simpan. lalu ikan di putar pelan-pelan, usahakan apabila sudah cape jangan di paksakan untuk di putar. Sesudah itu ikan pindah kan ke jantur/ke tempat aquarium selama 2 jam. lalu sore sekitar jm 5 an ikan kita kasih makan secukupny dan ikan air nya harus keadaan bersih. dan seterus nya sampai hari kamis.
  • hari jum’at dan hari sabtu ikan gak usah di latih, akan tetapi cukup di kasih makan secukupnya dan kita istrahatkan agar kondisi ikan maksimal. maksimal 10 jentik nyamuk di sore hari.
  • pada hari minggu pagi ikan kita galak-galakin/merong agar si ikan mengeluarkan kotoran dan ikan harus kita kontrol/ikan tersebut sehat. lalu ikan tersebut siap di adu.
Fungsi nya di jemur, agar ikan tetep sehat dan ikan stabil. dan di putar agar power nya kuat atau pukulannya pun kencang. di jantur, ikan nafasnya kuat.
mungkin segitu dulu tips melatih/palean ikan cupang aduan, itu baru dasar-dasar nya saja.. akan tetapi banyak cara-cara lain untuk melatih ikan agar power nya di saat ngadu maksimal.
Media Untuk Rawat Jemur
Media Rawat Putar
Media Rawat Jantur
Selamat Mencoba.. :)

Manfaat Daun Ketapang Untuk Ikan Cupang

Manfaat Daun Ketapang Untuk Ikan Cupang -Sebagai peternak ikan cupang, sering dihadapkan oleh penyakit yang disebabkan oleh bakteri. Mungkin dari kaporit air PAM yang digunakan atau memang kondisi air yang kotor dan menimbulkan bibit penyakit. Nah, sekarang dengan daun ketapang insyaallah bisa menanggulangi berbagai penyakit sekaligus stress pada ikan cupang.
Saya sudah mengutip berbagai manfaat daun ketapang untuk ikan air tawar khususnya cupang. Yang katanya memang bisa mengembalikan kesehatan ikan sekaligus menambah keindahan pada ekor pejantan. Hmm, mungkin karena di alamnya harusnya seperti itu. Oke, kita baca bersama artikel yang telah saya kutip berikut ini mengenai manfaat daun ketapang :
Ketapang disebutkan sebagai resep asia untuk mengatasi persoalan air. Kebanyakan ikan tropis yang hidup di sungai dan danau memiliki air yang berwarna gelap kecoklat-coklatan. Ditemukan fakta bahwa ikan cupang yang tinggal di sekitar air gelap akibat ketapang, jauh lebih sehat dan indah.
Ketapang adalah pohon yang mirip pagoda besar, merupakan tanaman asli asal Malaysia dan Indonesia. Daun-daunnya berwarna hijau dan menjadi merah terang setelah menua.
Daun-daun yang menua akan menguning dan berguguran. Oleh orang Indonesia tanaman ini digunakan sebagai obat penyakit kulit. Riset terakhir membuktikan bisa menyembuhkan penyakit hipertensi. Ketapang yang memiliki nama latin: Terminalia Catappa, atau biasanya disebut juga kenari tropis, badamier, Kenari Pulau Jawa, kenari liar, Kenari Orang India, Myrobalan, Malabar Kenari, Kenari Singapura, Huu Kwang, Kenari Laut, Kobateishi. Pohon ini dikenal menghasilkan suatu racun pada daun-daunnya untuk mempertahankan dirinya terhadap serangga parasit. Daun-daun yang mengeringkan jatuh masuk ke sungai akan menimbulkan warna coklat kuat. Larutan ini penuh dengan asam organik seperti humic dan tannin.
Ketapang yang mengering dapat melepaskan asam organik seperti humic dan tannin, yang dapat menurunkan pH air, dan menyerap bahan-kimia berbahaya dan memberikan kondisi air yang nyaman bagi ikan.
Asam humic, adalah suatu campuran yang komplek pembusukan sebagian bahan-bahan organik. Asam humic dari air tawar berasal dari beberapa sumber, terbanyak datang dari tanah hasil pembusukan tanaman. Zat ini terbawa air masuk ke sungai dan danau dan berubah sepanjang perjalanannya hingga ke laut. Asam Humic mengandung belerang, fosfor dan nitrogen serta bermacam-macam zat lain seperti Ca, Mg, Cu, Zn dan lain lain. Asam humic dapat dipecah ke dalam dua kelompok berdasar pada ukuran dan polaritas masing-masing komponennya. Pecahan yang lebih kecil yang lebih polar dinamakan asam fulvic dan yang lebih besar yang bukan polar biasanya disebut asam humic. Asam humic adalah hasil akhir pembusukan bangkai binatang maupun tumbuh-tumbuhan yang sangat berperan penting dalam kesuburan tanah.

Manfaat Daun Ketapang Untuk Ikan Cupang

Asam tannin, lignin dan fulvic adalah sub kelas dari asam humic. Mereka semua mewarnai air sehingga menguning. Asam humic dan tannin mungkin sangat bermanfaat untuk banyak orang karena dapat menghambat berbagai jenis bakteri yang membahayakan kesehatan ikan peliharaan. Asam humic dan tannin juga dapat menyerap dan menetralkan racun dari bahan kimia logam berat seperti seng, almunium dan tembaga.
Terlalu banyak pemberian daun ketapang kering kedalam air dapat membuat pH semakin rendah. Maka sesuaikanlah pemakaian ketapang kering agar memberikan efek yang optimal kepada ikan. Manfaat daun ketapang untuk ikan cupang, inilah sebuah resep Asia yang sekarang mulai diinstankan dalam botol kemasan bermerek, salah satunya adalah Atison Betta Spa produk dari Ocean Nutrion.
Semoga bermannfat bagi anda penggemar ikan cupang adu

Macam-Macam Jenis Makanan Ikan Cupang

Macam-Macam Jenis Makanan Ikan Cupang – Di tempat penangkaran atau pemeliharaan seperti akuarium atau kolam, kebutuhan gizi ikan cupang harus dipenuhi penangkar atau pemeliharanya. Zat gizi yang dibutuhkan ikan antara lain protein, lemak, karbohidrat, mineral, dan vitamin. Salah satu zat yang harus tersedia untuk ikan cupang adu dan ikan hias adalah protein.
* Protein yang dibutuhkan minimal 45% protein.
* Lemak dibutuhkan untuk metabolisme energi dan memperbaiki struktur sel di dalam tubuhnya.
* Karbohidrat dibutuhkan sebagai sumber energi.
* Mineral terdiri dari 22 macam
- mineral utama sebanyak 7 macam yaitu:
fosfor (P), kalsium (Ca), kalium (K), natrium (Na), klorin (Cl), magnesium (Mg), sulfur (S).
- mineral tambahan sebanyak 15 macam:
besi (Fe), seng (Zn), tembaga (Cu), mangan (Mn), iodin (I), fluorin (F), kobalt (Co), molibdenum (Mo), selenium (Se), kromium (Cr), nikel (Ni), tin (Sn), silikon (Si), vanadium (V), arsen (As).
*Vitamin komponen yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit. Secara umum kekurangan vitamin menyebabkan turunnya nafsu makan ikan cupang, terhambat pertumbuhan, dan pudarnya warna tubuh.
ikan cupang adu yang dipertarungkan dikatakan bertubuh ideal jika tubuhnya bulat dan tidak terlalu tebal. Lebar tubuh hampir sama dengan lebar sirip perut sehingga tampak gagah.
Membentuk tubuh ideal dimulai sejak ikan cupang masih burayak. Caranya dengan mengatur pakan yang harus di konsumsi.

JENIS PAKAN IKAN CUPANG ADU

A. Pakan Alami
pakan ikan cupang adu – Pakan alami berarti pakan yang berasal dari alam tanpa proses lanjutan.
1. Jenis pakan alami
Kutu air (daphnia), jentik nyamuk (cuk), infusoria, cacing sutera atau cacing rambut atau cacing darah (blood woorm), dan udang renik (artemia salina).
a. Infusoria
Infusoria adalah jasad renik yang berukuran sangat kecil , hanya sekitar 0,04 – 0,1 mm dan merupakan pakan alami yang baik untuk anak ikan cupang pada awal kehidupannya.
b. Kutu air.
Kutu air biasanya diambil dari air yang tergenang. Hidupnya berkoloni , berwarna merah.
c. Jentik nyamuk.
Seperti kutu air, jentik nyamuk juga biasanya di ambil dari air yang tergenang. Baik itu selokan dan sebagainya.Untuk burayak cupang adu yang berumur 3 – 4 bulan biasanya diberikan jentik nyamuk yang halus. Pemberian jentik nyamuk sebaiknya secara teratur, agar ikan cupang tidak berkembang terlalu cepat. Pemberian pakan yang paling tepat antara pukul 07.00 -08.00 dan pukul 16.00 -17.00.
d. Cacing sutera.
Cacing sutera biasanya tidak diberikan pada ikan cupang adu hasil penangkaran. Karena cacing sutera dapat membuat ikan menjadi gemuk yang mengakibatkan sisik menjadi lunak dan mudah lepas serta gerakannya menjadi lambat. Akan tetapi cacing
B. Pakan Buatan
Sebenarnya pakan buatan tidak layak diberikan untuk burayak, anak ikan, maupun cupang adu muda. Namun pakan buatan ini dapat menjadi alternatif saat pakan alami sulit ditemukan. Biasanya hal ini terjadi pada saat musim kemarau.
Contoh pakan buatan: tubifex form. Pakan buatan ini dibuat dengan bahan cacing sutera yang di fermentasi.
Pemberian pakan ikan biasanya dilakukan 2 – 3 kali sehari dan usahakan ikan mrnghabiskan pakan dalam waktu 10 – 15 menit. Cupang adu yang di pelihara harus dibatasi naluri makan sampai kenyang. Usahakan cupang jangan terlalu kenyang. Selain itu usahakan pakan yang diberikan harus habis, karena sisa pakan akan mengotori air yang dapat menyebabkan cupang adu terjangkit penyakit,
Harus diingat: ” Ikan Katong / Ikan Cupang adu yang lapar adalah ikan adu yang sehat“

Kadar Air Untuk Ikan Cupang

Kadar Air Untuk Ikan Cupang – Halo sobat penggemar bettas, kali ini saya ingin berbagi bagaimana kadar air untuk ikan cupang aduan yang bbaik, Ikan cupang adu termasuk jenis ikan labirin sehingga tidak memerlukan oksigen terlarut di dalam air. Kualitas air tidak ditentukan oleh kadar oksigen terlarut. Meskipun membutuhkan oksigen yang relatif sedikit, tetap saja ikan cupang ini akan berkembang jika mutu airnya bagus.
Mutu air di pengaruhi oleh pH, kesadahan (hardnes), kandungan nitrit atau nitrat, dan oksigen terlarut. Sumber air untuk ikan cupang aduan sangat beragam, diantaranya air tanah, air sungai, atau air ledeng (air PAM). Perlakuan untuk ketiga air ini tentu berbeda-beda, diantara nya yaitu :
- Air sungai : perlu disaring dengan pasir, ijuk, atau zeolit (jika perlu), lalu ditampung dalam bak khusus dan diendapkan selama semalam.
- Air ledeng sering mengandung klorin, biasanya di netralisir mrmggunakan kristal K2S2O3 (kalium tio sulfat) yang dilarutkan dalam 30 liter air. Selain diendapkan semalaman, air ledeng juga perlu diaerasi minimal selama 8 jam.
- Air sumur sebaiknya diperlakukan seperti air sungai atau ledeng. Karena kandungan airnya harus diketahui, minimal kandungan oksigen terlarutnya cukup.
“Dari manapun sumber airnya, pasti mengandung gas CO2 dan H2S, mineral serta koloid. Untuk itu air perlu diendapkan selama 24jam atau diaerasi selama 8 jam sebelum dipergunakan untuk cupang adu agar gas CO2 dan H2S menguap.

Kadar Air Untuk Ikan Cupang

A. Angka pH
Rumus kimia air adalah H2O yang pH (derajat keasaman) antara 1 – 14.
Angka pH 1 berarti sangat asam, angka pH 7 berarti netral, angka pH 14 berarti sangat basa.
Semakin banyak kandungan ion hidrogen, maka air semakin tinggi keasamannya dan semakin rendah pH-nya. Mengukur kadar pH dapat mempergunakan kertas lakmus, kertas pH, atau pH meter.
Mempergunakan kertas lakmus hanya dapat mengetahui apakah air tersebut asam atau basa. Tetapi angka pH-nya tidak terlihat.
Maka dianjurkan menggunakan kertsa pH, karena kita akan mengetahui angka pH-nya.
B. Kesadahan
Ikan cupang adu membutuhkan kesadahan air (hardness) tertentu, yaitu menunjukkan kandungan mineral seperti kalsium, magnesium, dan seng di alamnya.
Ada anggapan bahwa yang paling banyak mempengaruhi kesadahan air adalah kandungan kalsium dalam bentuk CaCO3.
C. Kandungan Nitrit
Sisa pakan cupang adu, kotoran ikan, tanaman mati dan lumut dapat berubah menjadi amoniak atau amonium.
Amoniak berubah menjadi nitrit (NO2). Populasi cupang adu yang terlalu banyak juga dapat menaikkan kadar nitrit.
Mengganti air dan aerasi akan menjaga kualitas air secara otomatis. Hal ini akan menjaga kadar nitrit dalam ambang toleransi.
Dari rangkaian siklus nitrogen, nitrit akhirnya akan di ubah menjadi nitrat oleh bakteri nitro bakteri.
D. Oksigen Terlarut
Kekurangan okigen bagi cupang adu akan menjadi resiko besar. Tidak lazim akuarium atau wadah tempat hidup cupang adu dihias tanaman air. Pada siang hari, kehadiran tanaman hias akan mengakibatkan kandungan okdisen semakin jenuh akibat proses fotosintesis. Sementara pada malam hari kadar oksigen akan merosot karena tanaman hias akan menghasilkan CO2.
Semoga bermannfat bagi anda penggemar ikan cupang adu

Kadar Air Untuk Ikan Cupang